A.
ABSTRAK
Event
organizer adalah jasa penyelenggaraan kegiatan dan merupakan usaha
yang dilakukan untuk mempermudah rencana meyelenggarakan sebuah
event. Sebuah EO juga harus berani mengajukan sebuah ide baru yang kreatif
dan berbeda. Jika itu bisa diterima oleh klien serta sukses, tentunya
kemungkinan besar EO ini pun akan dipercaya untuk memegang even-even berikutnya
dan bahkan even dari klien baru lainnya.
Tantangan EO
diantaranya adalah bagaimana mampu merumuskan konsep acara dan break down
kedalam kegiatan teknis yang sesuai untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh
klien. Salah satu tahapan paling penting justru ketika hendak menentukan
tema besar yang akan diangkat untuk sebuah event. Tema besar itulah yang
nantinya akan dipecah menjadi agenda-agenda kecil yang saling terkait dan mendukung.
Apabila tema besar yang diangkat cukup menarik.
Makin sukses
sebuah event yang dibuat akan semakin dipercaya oleh klien untuk menangani
berbagai event lainnya. Jika sudah punya beberapa portofolio event,
EO bisa ikut pitching untuk beberapa proyek yang biasanya diselenggarakan
oleh lembaga pemerintah atau berbagai perusahaan swasta.
B.
ISI
Event organizer
(EO) merupakan bisnis yang sudah tidak asing di telinga masyarakat awam saat
ini. Bisnis tersebut bukanlah sekedar bisnis yang menjual jasa mengadakan acara
saja, melainkan juga menjual ide kreatif yang segar dan inovatif bagi suatu
acara. Bisnis ini banyak ditekuni oleh mahasiswa magang dan kerja paruh waktu
untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya dalam bidang yang kreatif.
EO sendiri
merupakan suatu bisnis yang bisa dimulai dengan modal rendah. Jika Anda tidak
memiliki modal yang cukup besar untuk memulai suatu usaha, mendirikan EO bisa
menjadi salah satu solusi bagi Anda. Namun, modal saja bukan hal yang harus
diperhatikan dalam pendirian suatu EO, wawasan tentang berbagai bidang yang
bisa membantu saat membuat acara, testimoni pelanggan, juga perkembangan bisnis
baik secara fisik maupun non-fisik merupakan hal mendasar yang perlu
diperhatikan. Berikut merupakan tujuh langkah sukses yang bisa anda praktekan
untuk memulai bisnis kreatif ini yaitu:
1.
Perbanyak wawasan di berbagai bidang
Wawasan merupakan hal yang teramat penting bagi
seorang pebisnis. Khususnya bisnis EO ini, wawasan di berbagai bidang sangat
diperlukan. Bayangkan jika seorang dari bisnis ini hanya memiliki wawasan yang
sedikit, maka tentu saja dalam menjalani bisnis ini akan sangat sulit. Anda
perlu mendalami musik dan bahkan tahu siapa saja pemusik yang berpengaruh jika
harus membuat acara bertemakan musik. Sama halnya ketika ingin mengadakan acara
pameran lukisan, Anda harus mengerti benar tentang lukisan atau pelukis dan
sekiranya tentang teknis dalam bidang tersebut.
2. Perbanyak ide
kreatif dan inovatif
Membaca merupakan salah satu solusi yang bisa
dilakukan untuk memperkaya ide. Selain itu Anda bisa pergi mengunjungi berbagai
acara untuk memperlajari sistem kerja EO atau mencoba mendaftar menjadi EO
terlebih dahulu untuk mencari dan mengumpulkan pengalaman. Ide bisa didapatkan
dari mana saja, tinggal bagaimana Anda menjadikan ide tersebut agar terkesan
kreatif dan inovatif.
3. Bangun tim
kerja yang solid
Tim tidak terpisahkan dari bisnis EO. Anda tidak akan
bisa mendirikan bisnis ini sendirian. Sekalipun Anda bosnya, bisnis ini
memerlukan orang-orang handal yang dapat bekerja di berbagai bidang. Tim kerja
yang diperlukan bukan hanya yang rajin bekerja, melainkan juga secara fisik
kuat dan sehat, kreatif, komunikatif, dan dapat bekerja sama dalam tim. Hal-hal
tersebut menjadi syarat penting bagi seorang EO, karena selain pekerjaan
tersebut melelahkan secara fisik dan mental, menjadi EO berarti juga siap untuk
berbicara dan bekerja sama dengan banyak pihak, baik itu rekan kerja, klien,
mitra kerja, maupun khalayak umum.
4. Kumpulkan modal
Bisnis ini bisa dimulai dari modal yang tidak banyak.
Percaya diri bahwa Anda bisa menjalankan usaha ini dari modal utama yang tidak
boleh dilupakan. Pasang mimpi Anda pada bisnis ini dan jalankan bisnis ini
dengan sepenuh hati. Modal tidak selalu berupa modal fisik baik itu berupa uang
maupun barang, melainkan modal kepercayaan dari partner kerja, relasi, maupun
keluarga. Modal juga dapat terkumpul dengan sistem saham.
Untuk mendapatkan modal, Anda juga dapat menjual saham
kepada anak buah atau relasi bisnis. Selain dapat menambah modal secara
signifikan, sistem saham juga memperkuat kepercayaan teman bisnis terhadap Anda
sebagai pelaksana modal. Selain dari dana pribadi maupun saham, modal dapat
diperoleh melalui hutang bank. Pilih yang memiliki bunga terkecil dan proses
pencairan dana yang tidak berbelit-belit. Pastikan rancangan program kerja Anda
mapan dan matang sehingga hutang akan tertutup seiring berjalannya bisnis.
5. Perluas relasi
bisnis
Pebisnis cerdas pasti akan cenderung memperluas
relasinya terlebih dahulu sebelum mendirikan suatu bisnis. Alasannya sederhana,
mereka perlu mempelajari seluk-beluk mendirikan usaha dari orang lain sebelum
mendirikan usahanya sendiri. Selain itu relasi bisnis juga penting untuk
mendukung bisnis ini dari berbagai bidang. Ingat, besarnya modal bisnis EO
bukan berdasarkan pada berapa banyak uang yang Anda miliki, melainkan seberapa
luas relasi yang Anda miliki di dunia bisnis.
Relasi bisnis terbentuk karena adanya pertukaran yang
menguntungkan dari kedua belah pihak. Contohnya saat Anda bekerja sama dengan
pebisnis kuliner dan mendirikan pameran kuliner pada suatu hari, maka Anda
tidak akan kesulitan dalam menemukan partisipan untuk acara tersebut. Seperti
halnya ketika Anda memiliki kenalan seorang manajer band, tidak akan kesulitan
untuk menemukan band pengisi untuk suatu acara dan lain sebagainya.
Membangun relasi bisnis bisa dimulai dari mana saja.
Dengan menghadiri berbagai acara atau magang di berbagai tempat, memberi Anda
lebih banyak kesempatan untuk bertemu dengan pebisnis lain yang kompeten dan
handal. Yang perlu dilakukan adalah membangun citra baik dan membuktikan bahwa
Anda sama kompetennya sebagai seorang pebisnis. Bahkan terkadang dengan
sendirinya orang asing pun dapat menjadi mitra bisnis.
6. Bekerja
berdasarkan kepuasan pelanggan
Pekerjaan di bidang jasa sangat menitikberatkan pada
kepuasan pelanggan. Pelanggan bisa berupa sponsor yang menjadi penyokong dana
di acara Anda, mitra kerja yang terkait dalam acara, maupun partisipan acara
atau khalayak umum yang hadir dalam acara. Dengan mengutamakan kepuasan
pelanggan, Anda harus mau mengambil risiko rugi sekalipun jika terjadi sesuatu
pada acara yang tidak berkenan di hati pelanggan. Ingat, pelanggan adalah raja.
Satu testimoni buruk dari pelanggan bisa menimbulkan nilai minus bagi calon
pelanggan.
7. Rajin lakukan
review dan perbaiki kinerja
Mereview hasil kerja dan memperbaiki kinerja tim
merupakan hal yang tidak kalah penting. Saat mengadakan suatu acara, jangan
lupa meminta kesan-pesan dari mitra bisnis, sponsor, maupun khalayak umum yang
terkait dengan acara Anda. Review tersebutlah yang akan menjadi tugas bagi tim
untuk memperbaiki kinerja agar lebih baik ke depannya. Dengan terus membaiki
diri dan berinovasi, tim EO Anda akan semakin maju dan terpercaya baik di
kalangan mitra bisnis maupun khalayak umum.
Bisnis EO bukanlah bisnis dengan modal tinggi pada
awalnya, tetapi dapat menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit ketika mampu
menjalankan bisnis kreatif ini dengan baik dan berkompeten. Hal terpenting
dalam bisnis ini adalah kepercayaan, baik itu dari tim kerja, relasi bisnis,
maupun hadirin dalam acara yang diselenggarakan.
Selain terus berkarya dan berinovasi, memperbaiki
kinerja tim juga merupakan hal yang penting demi kelangsungan bisnis EO Anda.
Meski sering kali bisnis ini dijalankan oleh mahasiswa secara kecil-kecilan,
bukan tidak mungkin bahwa bisnis ini bisa berkembang menjadi bisnis besar yang
menjanjikan selama Anda percaya bahwa bisa menjalankan bisnis ini dengan baik
dan berkompeten.
Demikian
sekilas informasi tentang langkah sukses membangun bisnis Event Organizer.
Semoga bermanfaat untuk para pembaca. Sekian dan terimakasih.
C.
REFERENSI
evioproductions.com
jayaweb.com
0 komentar:
Posting Komentar